Minggu, 02 April 2017

Sakit melahirkan

Hei kamu yang orang Malang, terutama emak-emak, udah pada denger berita yang heboh kemarin kagak? Yang pada hari Jumat 31 Maret 2017 sore ada bayi ditemukan udah meninggal di sebuah kamar kos. Kejadiannya ada di sumbersari gang 1. Yang anak UIN biasanya tahu nih yang jual ayam laos di sumbersari,  lhah disitu lokasinya.
.
Syerem euy, begitu ada berita beredar di beberapa grup saya cus tabayun ke seorang sahabat jaman SMA yang emang rumahnya deket situ (yang mana saya dulu suering binggo nginep disana, haha, makasih ya say tumpangannya 😂).
.
Nah daripada saya langsung percaya sama bc yang beritanya simpang siur lebih baik kan langsung tanya ke orang yang ada di lokasi kejadian 😁.
.
Jadi kata teman saya dia sebelumnya gak tahu kalau ternyata rumah itu ada kamar yang dikoskan, dan benar saja ternyata cuma 1 kamar saja yang di koskan si rumah itu (jadi berita yang katanya buku praktikum a.n P**** yang katanya punya tetangga kamar itu jelas hoax ya, gimana punya tetangga kamar orang kamarnya cuma 1 😂).
.
Sore hari kabarnya si ibu kos denger ada suara bayi nangis, sontak ibu kos langsung nanyain, di jawab sama anak kos katanya cuma suara dari laptop. Tapi karena dengar lagi dan curiga si ibu kosnya manggil pak RT setempat, dan alhasil setelah digledah bayi laki-laki ganteng sudah meninggal ditaruh kresek 😭. Entah itu ceritanya dibunuh dicekik atau gimana sama ibunya, katanya begitu ketahuan ibunya langsung dilarikan ke faskes daerah dinoyo.
.
Jadi si anak yang katanya kuliah di U* ini melahirkan sendirian di kamar saudara-saudara, i wow yak, padahal kuliahnya juga bukan jurusan kebidanan. Sahabat saya yang saya tanyai tentang kejadian itu langsung nyamber,'Wong ditolong ae gak karuan loro lemese, lha iki nglairno dewe😥'. Nah ini melahirkan sendirian di kamar kos tanpa suara adegan jerit-jerit, amazing yak. Mungkin dia udah belajar gentle birth secara kaffah jadi bisa senyum-senyum tenang pas ngrasain kontraksi 😅.
.
Ada yang bilang sih kayak gitu bisa jadi karena Allah sudah mencabut rasa nikmatnya melahirkan, karena melahirkan adalah sarana pengguguran dosa, sarana jihad kaum wanita.
.
Jadi inget sahabat SMP saya yang tempo hari baru saja melahirkan, setelah melahirkan dia langsung cerita ke saya, 'Giee luar biasa yaa sakittnyaaaa. Aku hampir nyrah di bukaan 4 dan 8 lhooo. Parahhhh'. 'Wes makane g oleh durhaka nang ibu nad' 'Iypoooo giee temenann'.
.
Perjuangan seorang ibu memang luar biasa ya, apalagi yang harus berakhir dengan sectio, beuh, katanya sih rasanya lebih dahsyat daripada lahiran normal, harus ngrawat bayi, nyusui, sambil menahan rasa sakit luka jahitan, masyaAllah. Perempuan sudah diberi kekuatan yang sepadan oleh Allah sesuai kodratnya hamil, melahirkan, dan menyusui.
.
Dan yang terakhir buat yang masih single, jangan mainan api kalau gak mau kebakar. Bener deh zina itu gak ada enak-enaknya. Coba kalo dilakukan pas posisi sudah menikah, hal-hal yang tadinya dosa jadi ladang pahala. Dan lagi gak mau kan punya anak di luar nikah? Itu, di luar sana justru banyak pasangan sah ingin segera punya anak tapi belum diamanahi sama Allah. Eh situ malah dengan mudahnya bunuh bayi gak berdosa. Semoga siapapun yang pernah berzina, aborsi, hingga membunuh bayi segera bertobat. Sungguh, Allah Maha Penerima Tobat.
.
Bunda Jundi
2 April 2017
5 Rajab 1438

0 komentar:

Posting Komentar